Copyright © leny syilvia ningsih
Design by Dzignine

Kamis, 13 Desember 2012

Proses Mekanisme Bicara dan Bahasa


Neurolinguistik, Proses Mekanisme Bicara dan Bahasa
Pada sebagian besar manusia area bahasa terletak pada hemisfer serebri kiri. Terdapat empat area bahasa secara konvensional yaitu dua area bahasa reseptif dan dua lainnya adalah eksekutif  yang menghasilkan bahasa. Dua area reseptif berhubungan erat dengan zona bahasa sentral. Area reseptif berfungsi mengatur persepsi  bahasa  yang diucapkan, yaitu area 22 posterior yang disebut area Wernicke dan girus Heschls (area 41 dan 42). Area yang mengatur persepsi bahasa tulisan menempati girus angulus (area 39) pada lobus parietal inferior anterior terhadap area reseptif visual. Girus supra marginal yang terletak di antara pusat bahasa auditori dan visual dan area temporal inferior yang terletak di anterior korteks asosiasi visual kemungkinan adalah bagian dari zona bahasa sentral juga. Area-area ini terletak pada pusat integrasi untuk fungsi bahasa visual dan auditori.
Area Broadman 44 dan 45 disebut area Broca dan merupakan bagian eksekutif utama yang bertanggung jawab terhadap aspek motorik bicara. Secara visual kata-kata yang diterima diekspresikan dalam bentuk tulisan  melalui area tulisan Exner.27 Area sensori dan motori terhubungkan satu dengan yang lain melalui fasikulus arkuatum yang melewati ismus lobus temporal kemudian memutari ujung posterior fisura silvii, sambungan lainnya melalui kapsula eksterna nukleus lentikular.
Area penerimaan visual dan somatosensori terintegrasi pada lobus parietal, sedangkan penerimaan auditori terletak di lobus temporal. Serat  pendek, menghubungkan area Broca dengan korteks rolandi bawah yang menginervasi  organ bicara, otot  bibir, lidah, farings dan  larings. Area menulis Exner juga terintegrasi dengan organ motor untuk otot tangan . Area bahasa perisylvian juga terhubungkan  dengan striata dan thalamus dan area korespondensi pada hemisfer non dominan melalui korpus kalosum dan komisura anterior.
Tiga fungsi dasar otak adalah fungsi pengaturan, proses dan formulasi. Fungsi pengaturan bertanggungjawab untuk tingkat energi dan tonus korteks secara keseluruhan. Fungsi proses berlokasi di belakang korteks, mengontrol analisa informasi, pengkodean dan penyimpanan. Korteks yang lebih tinggi bertanggung jawab untuk memproses rangsangan sensori seperti rangsangan optik, akustik dan olfaktori. Data dari tiap sumber digabungkan dengan sumber sensori lainnya untuk dianalisa dan diformulasikan. Proses formulasi berlokasi pada lobus frontal, bertanggung jawab untuk formasi intensi dan perilaku. Fungsi utamanya adalah untuk mengaktifkan otak untuk pengaturan atensi dan konsentrasi.27
Meskipun hemisfer kiri dan kanan simetris untuk proses motorik dan sensoris, namun terdapat juga ketidaksimetrisan untuk fungsi khusus tertentu seperti bahasa. Dengan demikian, meskipun fungsinya berbeda, kedua hemisfer tersebut saling berintegrasi dan memberi informasi melalui korpus kalosum dan subkortikal lainnya. Fungsi yang menonjol dari hemisfer serebri kiri adalah sebagai fungsi dasar untuk bahasa. Teori yang paling umum mengatakan traktus kortikospinal berasal dari hemisfer kiri yang berisi lebih banyak serat dan menyilang lebih tinggi dibanding hemifer kanan. Belajar juga merupakan suatu faktor, terjadi banyak pergeseran dari kiri ke kanan (shifted sinistral). Pada sebagian anak terjadi pergeseran  ke kanan hemisfer di usia muda, dan menjadi bertangan kidal.
Sistem Saraf Pusat Secara konvensional terdapat empat area bahasa pada manusia, yang pada sebagian besar manusia terdapat pada hemisfer serebri kiri. Dua area bahasa adalah reseptif dan dua lainnya adalah eksekutif yang menghasilkan bahasa. Dua area reseptif berhubungan erat dengan dengan zona bahasa sentral. Area reseptif,untuk mengatur persepsi bahasa yang diucapkan yaitu area 22 posterior yang disebut area Wernicke dan girus Heschls (area 41 dan 42). Kedua, yang mengatur persepsi bahasa tulisan yang menempati girus angulus (area 39) pada lobus parietal inferior, anterior terhadap area reseptif visual. Girus supra marginal yang terletak di antara pusat bahasa auditori dan visual dan area temporal inferior yang terletak di anterior korteks asosiasi visual kemungkinan adalah bagian dari zona bahasa sentral juga. Area- area ini terletak pada pusat integrasi untuk fungsi bahasa visual dan auditori.
Bagian eksekutif utama terletak di area Broadman, area 44 dan 45 disebut area Broca dan bertanggung jawab untuk aspek motorik bicara. Secara visual kata-kata yang diterima kemudian diekspresikan dalam benruk tulisan melalui area tulisan Exner. Area sensori dan motor terhubungkan satu dengan yang lain melalui fasikulus arkuatum yang melewati ismus lobus temporal kemudian memutari ujung posterior fisura silvii, sambungan lainnya melalui kapsula eksterna nukleus lentikular.
Zona penerimaan visual dan somatosensori terintegrasi pada lobus parietal, sedangkan penerimaan auditori terletak di lobus temporal. Serat pendek, menghubungkan area Broca dengan korteks rolandi bawah yang menginervasi organ bicara, otot bibir, lidah, farings dan larings. Area menulis Exner juga terintegrasi dengan organ motor untuk otot tangan . Area bahasa perisylvian juga terhubungkan dengan striata dan thalamus dan area korespondensi pada hemisfer non dominan melalui korpus kalosum dan komisura anterior.
  • Organisasi Otak  Tiga fungsi dasar otak adalah fungsi pengaturan, proses dan formulasi. Fungsi pengaturan bertanggungjawab untuk tingkat energi dan tonus korteks secara keseluruhan. Fungsi proses berlokasi pada belakang korteks, mengontrol analisa informasi, pengkodean dan penyimpanan. Korteks yang lebih tinggi bertanggung jawab untuk memproses rangsangan sensori seperti rangsangan optik, akustik dan olfaktori. Data dari tiap sumber digabungkan dengan sumber sensori lainnya untuk dianalisa dan pembentukan. Proses formulasi berlokasi pada lobus frontal, bertanggungjawab untuk formasi intensi dan perilaku. Fungsi utamanya adalah untuk mengaktifkan otak untuk pegaturan atensi dan konsentrasi.
  • Dominasi serebri  Meskipun hemisfer kiri dan kanan simetris untuk proses motorik dan sensoris, terdapat asimetris juga untuk fungsi khusus tertentu seperti bahasa. Namun demikian, meskipun fungsinya berbeda, kedua hemisfer saling berintegrasi dan informasi yang melalui keduanya melalui korpus kalosum dan subkortikal lainnya. 2 Fungsi yang menonjol dari hemisfer serebri kiri merupakan fungsi dasar untuk bahasa. Teori yang paling umum adalah traktus kortikospinal berasal dari hemisfer kiri yang berisi lebih banyak serat dan menyilang lebih tinggi dibanding hemifer kanan. Belajar juga merupakan suatu faktor , terjadi banyak pergeseran dari kiri ke kanan (shifted sinistral). Pada sebagian anak terjadi pergeseran ke kanan hemisfer di usia muda, dan menjadi bertangan kidal..
  • Maturasi otak Perkembangan bahasa sangat berhubungan erat dengan maturasi otak. Secara keseluruhan terlihat dengan berat kasar otak yang berubah sangat cepat dalam 2 tahun pertama kehidupan. Hal ini disebabkan karena mielinisasi atau pembentukan selubung sistem saraf. Proses mielinisasi ini dikontrol oleh hormon seksual, khususnya estrogen. Hal ini menjelaskan kenapa proses perkembangan bahasa lebih cepat pada anak perempuan.
Pada sekitar 2 bulan, korteks motorik di lobus frontal menjadi lebih aktif. Anak memperoleh lebih banyak kontrol dalam perilaku motor volusional. Korteks visual menjadi lebih aktif pada usia 3 bulan, jadi anak menjadi lebih fokus pada benda yang dekat maupun yang jauh. Selama separuh periode tahun pertama korteks frontal dan hipokampus menjadi lebih aktif. Hal ini menyebabkan peningkatan kemampuan untuk mengingat stimulasi dan hubungan awal antara kata dan keseluruhan. Pengalaman dan interaksi bayi akan membantu anak mengatur kerangka kerja otak.
Diferensiasi otak fetus dimulai pada minggu ke -16 gestasi. Selanjutnya maturasi otak berbeda dan terefleksikan pada perilaku bayi saat lahir. Selama masa prenatal batang otak, korteks primer dan korteks somatosensori bertumbuh cepat. Sesudah lahir serebelum dan hemisfer serebri bertumbuh cepat terutama area reseptor visual,. Ini menjelaskan bahwa maturasi visual teradi relatif lebih awal dibandingkan auditori. Traktus asosiasi yang mengatur bicara dan bahasa belum sepenuhnya matur sampai periode akhir usia pra sekolah. Pada neonatus, vokalisasi dikontrol oleh batang otak dan pons. Reduplikasi babbling menandakan maturasi bagian wajah dan area larings pada korteks motor. Maturasi jalur asosiasi auditorik seperti fasikulus arkuatum yang menghubungkan area auditori dan area motor korteks tidak tercapai sampai awal tahun kedua kehidupan sehingga menjadi keterbatasan dalam intonasi bunyi dan bicara. Pengaruh hormon estrogen pada maturasi otak akan mempengaruhi kecepatan perkembangan bunyi dan bicara pada anak perempuan.
PROSES FISIOLOGIS BICARA
Menurut beberapa ahli komunikasi, bicara adalah kemampuan anak untuk berkomunikasi dengan bahasa oral (mulut) yang membutuhkan kombinasi yang serasi dari sistem neuromuskular untuk mengeluarkan fonasi dan artikulasi suara. Proses bicara melibatkan beberapa sistem dan fungsi tubuh, melibatkan sistem pernapasan, pusat khusus pengatur bicara di otak dalam korteks serebri, pusat respirasi di dalam batang otak dan struktur artikulasi, resonansi dari mulut serta rongga hidung
Terdapat 2 hal proses terjadinya bicara, yaitu proses sensoris dan motoris. Aspek sensoris meliputi pendengaran, penglihatan, dan rasa raba berfungsi untuk memahami apa yang didengar, dilihat dan dirasa. Aspek motorik yaitu mengatur laring, alat-alat untuk artikulasi, tindakan artikulasi dan laring yang bertanggung jawab untuk pengeluaran suara. Di dalam otak terdapat 3 pusat yang mengatur mekanisme berbahasa, dua pusat bersifat reseptif yang mengurus penangkapan bahasa lisan dan tulisan serta satu pusat lainnya bersifat ekspresif yang mengurus pelaksanaan bahsa lisan dan tulisan. Ketiganya berada di hemisfer dominan dari otak atau sistem susunan saraf pusat.
Kedua pusat bahasa reseptif tersebut adalah area 41 dan 42 disebut area wernick, merupakan pusat persepsi auditoro-leksik yaitu mengurus pengenalan dan pengertian segala sesuatu yang berkaitan dengan bahasa lisan (verbal). Area 39 broadman adalah pusat persepsi visuo-leksik yang mengurus pengenalan dan pengertian segala sesuatu yang bersangkutan dengan bahasa tulis. Sedangkan area Broca adalah pusat bahsa ekspresif. Ketiga pusat tersebut berhubungan satu sama lain melalui serabut asosiasi.
Saat mendengar pembicaraan maka getaran udara yang ditimbulkan akan masuk melalui lubang telinga luar kemudian menimbulkan getaran pada membrane timpani. Dari sini rangsangan diteruskan oleh ketiga tulang kecil dalam telinga tengah ke telinga bagian dalam. Di telinga bagian dalam terdapat reseptor sensoris untuk pendengaran yang disebut Coclea. Saat gelombang suara mencapai coclea maka impuls ini diteruskan oleh saraf VII ke area pendengaran primer di otak diteruskan ke area wernick. Kemudian jawaban diformulasikan dan disalurkan dalam bentuk artikulasi, diteruskan ke area motorik di otak yang mengontrol gerakan bicara. Selanjutnya proses bicara dihasilkan oleh getaran vibrasi dari pita suara yang dibantu oleh aliran udara dari paru-paru, sedangkan bunyi dibentuk oleh gerakan bibir, lidah dan palatum (langit-langit). Jadi untuk proses bicara diperlukan koordinasi sistem saraf motoris dan sensoris dimana organ pendengaran sangat penting.
  • Proses reseptif – Proses dekode Begitu rangsang auditori masuk, formasi retikulum pada batang otak akan menyusun tonus untuk otak dan menentukan modalitas dan rangsang mana yang akan diterima otak. Rangsang tersebut diterima oleh talamus dan kemudian diteruskan ke area masing-masing korteks auditori pada girus Heschel. Sebagian besar signal saraf yang diterima oleh girus ini berasal dari telinga pada sisi berlawanan. Girus dan area asosiasi auditori memisahkan dan membedakan informasi bermakna yang masuk. Selanjutnya masukan linguistik yang sudah dikode akan dikirim ke lobus temporal kiri untuk diproses, sedangkan masukan paralinguistik (intonasi, tekanan, irama dan kecepatan) masuk ke lobus temporal kanan. Analisa linguistik dilakukan pada area Wernicke di lobus temporal kiri. Girus angular dan supramarginal akan membantu proses integrasi informasi visual, auditori dan raba serta perwakilan linguistik. Proses dekode dimulai dengan dekode fonologi berupa penerimaan unit suara melalui telinga. Dilanjutkan dengan dekode gramatika. Proses berakhir pada dekode semantik dengan pemahamn konsep atau ide yang disampaikan lewat pengkodean tersebut.
  • Proses ekspresif – Proses encode Proses produksi berlokasi pada area yang sama pada otak. Struktur untuk pesan yang masuk ini diatur pada area Wernicke, pesan diteruskan melalui fasikulus arkuatum ke area Broca untuk penguraian dan koordinasi verbalisasi pesan tersebut. Signal kemudian melewati korteks motorik yang mengaktifkan otot-otot respirasi, fonasi, resonansi dan artikulasi. Ini merupakan proses aktif pemilihan lambang dan formulasi pesan. Proses enkode dimulai dengan enekode semantik yang dilanjutkan dengan enkode gramatika dan berakhir pada enkode fonologi. Keseluruhan proses enkode ini terjadi di otak pembicara. Terdapat proses transmisi antara dekode dan enkode, yaitu pemindahan atau penyampaian kode atau disebut kode bahasa. Transmisi ini terjadi antara mulut pembicara dan telinga pendengar.
  • Kedua proses berbahasa ini disimpulkan sebagai proses komunikasi. Dalam proses belajar berbahasa, kedua kemampuan menggunakan bahasa reseptif dan ekspresif harus berkembang dengan baik.
Sumber Bacaan  :


Rabu, 12 Desember 2012

RPP Kelas V semester 1


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Tingkat Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar
Nama Sekolah                        :
Mata Pelajaran                      : Ilmu Pendidikan Alam
Kelas / Semester                    : V/I
Alokasi Waktu                       : 2 x 35 menit ( 1 x pertemuan )
I.     Standar Kompetensi         :
 1. Mengidentifikasi Fungsi Organ Tubuh Manusia dan Hewan
II. Kompetensi Dasar            :
1.1 Mengidentifikasi Fungsi organ pernapasan manusia
III. Indikator Pembelajaran  :
1.      Mengidentifikasi  Alat Pernapasan pada Manusia
2.      Menjelaskan Proses Pernapasan
3.      Menjelaskan  Fungsi Alat Pernapasan
4.      Menjelaskan  hal yang mengganggu sistem Pernapasan Manusia
5.      Menjelaskan cara mencegah Penyakit Pernapasan
IV. Tujuan Pembelajaran        :
Melalui  diskusi dan tanya jawab , diharapkan peserta didik dapat :
1.      Mengidentifikasi  Alat Pernapasan pada Manusia
2.      Menjelaskan Proses Pernapasan
3.      Menjelaskan  Fungsi Alat Pernapasan
4.      Menjelaskan  hal yang mengganggu sistem Pernapasan Manusia
5.      Menjelaskan cara mencegah Penyakit Pernapasan
V. Materi
Bernapas adalah aktivitas mengeluarkan (ekspirasi) dan memasuka (inspirasi) dari dan kedalam tubuh makhluk hidup. Hewan dan manusia melakukan hal itu untuk dapat bernafas,hewan dan manusia dilengkapi alat- alat yang berperan dalam bernafas.
Alat Pernapasan Pada manusia
·        Hidung
·        Trakea
·        Pembuluh napas
·        Paru-paru
Hal yang Mengganggu Pernapasan
·        Gas buang Kendaraan dan Industri
·        Asap Rokok
·        Racun Serangga
Cara Mencegah Penyakit Pernapasan

VI. Metode Pembelajaran
a.      Metode                 : Pengamatan , diskusi dan tanya jawab
b.      Pendekatan          : Konstruktivis
c.       Model                   :  Model  Interaktif
VII. Kegiatan Pembelajaran
No.
Tahap
Kegiatan
1
Pendahuluan
Pengetahuan Awal
Guru bertanya pada siswa :” Apakah kalian tahu mengapa kita sampai saat ini masih bisa hidup ?”
Setelah mendengar berbagai  jawaban dari siswa , lalu guru mengajak siswa untuk menutup mulut  dan hidungnya selama beberapa menit, kemudian siswa diperintahkan untuk mengamati apa yang terjadi ketika menutup hidung dan mulut selama beberapa menit .
Guru menjelaskan bahwa salah satu ciri dari makhluk hidup adalah bernapas.
3
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Guru menunjukan gambar bagian alat pernapasan manusia. Lalu guru meminta siswa memperhatikan dan guru bertanya kepada siswa “ apakah kalian tahu apakah nama-nama bagian dari alat pernapasan ini? Dan apa fungsi dari setiap alat pernapasan ini?”  lalu guru mengapresiasi setiap jawaban siswa dan menuliskannya di papan tulis. Guru membentuk kelompok dan  membagikan LKS untuk melakukan penyelidikan apakah benar bagian-bagian tersebut sesuai dengan apa yang disebutkan siswa.
4
Penyelidikan
Siswa secara berkelompok mengamati gambar alat pernapasan manusia yang diberikan guru berdasarkan bantuan LKS dan kemudian mendiskusikan  hasil pengamatannya.
5
Pengetahuan Akhir
Siswa dipandu oleh guru mendiskusikan hasil penyelidikannya. Setelah menyelesaikan diskusi kelas siswa diajak untuk menyimpulkan pembelajaran menjadi suatu konsep baru.
6
Kegiatan Akhir
Refleksi
Siswa diberi tugas untuk menjawab soal latihan..


VIII. Sumber dan Alat Pembelajaran
a.      Sumber           :  KTSP Mata Pelajaran IPA untuk SD kelas V SD
Hadian, Yuvan. 2007. Ilmu Pengetahuan Alam Terpadu untuk SD/MI Kelas V. Bogor : CV. Regina
b.      Alat dan Bahan : Torso, gambar dan gambar alat pernapasan pada manusia.
c.       Media Pembelajaran : Menggunakan Torso dan Media Gambar.
IX. Penilaian
a.       Bentuk             : Tes Tulis
b.      Jenis                 : Pilihan Ganda
c.       Instrumen         ( Terlampir)

LAMPIRAN
           Lampiran I  LKS
           Lampiran II Soal Tes Tulis
           Lampiran III  Kisi-kisi Soal Ulangan Harian
           Lampiran IV Soal Ulangan Harian
           Lampiran V Aspek Penilaian Afektif
           Lampiran VI Aspek Penilaian Psikomotor
           Lampiran VII Contoh Media (Torso) dan Media Gambar

          


Bandung, 2012

            Mengetahui,
          Kepala Sekolah                                                                          Guru Kelas



       Ohan Handiyanto                                                                  Leny Syilvia NIngsih
       NIM: 1101307                                                                     NIM: 1003272


LAMPIRAN I
Lakukanlah hal berikut
1.      Amati dan pelajarilah gambar alat penapasan manusia berikut.
2.      Lakukanlah tugas berikut ini dan isilah pertanyaan-pertanyaannya.
Jawablah pertanyaan berikut ini.
1.      Setelah kalian mengamati dan mempelajari gambar alat pernapasan manusia, diskusikanlah dengan teman sekelompok kalian apakah fungsi dari alat pernapasan tersebut.
2-8b.jpg

2.      Berdasarkan gambar alat-alat  tersebut , manakah yang termasuk alat pernapasan?
3.      Jelaskan proses perjalanan udara dari luar sampai masuk ke paru-paru?
4.      Bagaimanakah proses perjalanan udara hasil pernapasan  darip paru-paru kalian ke luar tubuh?
5.      Saat kalian menghirup napas, sebaiknya menggunakan hidung daripada mulut. Mengapa hal tersebut harus dilakukan?
6.      Di manakah tempat terjadinya pertukaran udara pernapasan dan udara hasil pernapasan?
7.      Presentasikan hasil diskusi tersebut !
8.       Buatlah laporan kegiatan yang telah kamu lakukan! Kumpulkan laporan tersebut kepada bapak atau ibu guru!




LAMPIRAN II
Soal Tes Tulis
I.         Pilihlah Jawaban yang paling tepat.
1.      Kita bernapas menghirup.....
a.       Uap air                                          c. Oksigen
b.      Karbon dioksida                            d. Hemoglobin

2.      Penyakit yang menggannggu alat pernapasan adalah....
a.       trakea
b.      pening
c.       bronkitis
d.      kolera

3.      Rambut hidung dan selaput lendir berguna untuk . . . .
a. menyaring udara yang masuk
b. mengikat oksigen
c. membasahi pangkal tenggorok
d. mengeluarkan kotoran
4.      Alat tubuh yang tidak termasuk alat pernapasan adalah...
a.       Rongga hidung
b.      Tenggorokan
c.       Kerongkongan
d.      Paru-paru
5.      Cabang-cabang bronkus disebut . . . .
a.    Bronkiolus
b.     Faring
c.     Trakhea
d.    paru-paru

6.      Pertukaran udara antara udara pernafasan dan hasil pernafasan terjadi di...
a.         Tenggorokan
b.         Pembuluh napas
c.         Hidung
d.         Gelembung paru-paru

7.      Apa yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan sistem pernafasan...
a.       Membersihkan debu
b.      Menghirup asap rokok
c.       Menggunakan racun serangga
d.      Menghirup asap industri

8.      Paru-paru dibungkud oleh selaput paru-paru yang disebut....
a.       Bronkus
b.      Bronkiulus
c.       Aveolus
d.      Pleura

9.      Sekat antara rongga dada dan rongga rongga perut disebut....
a.       Bronkus
b.      Alveolus
c.       Diafragma
d.      Bronkiulus

10.  Apakah yang dimaksud dengan proses inspirasi....
a.       Proses masuknya udara pernapasan ke dalam paru-paru
b.      Proses masuknya udara pernapasan ke dalam hidung
c.       Proses keluarnya udara pernapasan dari dalam paru-paru
d.      Proses keluarnya udara pernapadan dari dalam hidung

11.  Berikut merupakan salah satu asap yang merupakan penyebab dari sesak napas, kecuali.....
a.       Asap rokok
b.      Asap pembakasan sampah
c.       Asap kendaraan bermotor
d.      Asap parfum

12.  Gangguan pernapasan yang dapat disebabkan oleh udara yang tercemar yaitu . .
a.       Bronkuitis
b.       Asma
c.        TBC
d.      Influenza

13.   Gangguan pernapasan yang disebabkan oleh virus, yaitu . . . .
a.     Asma
b.    Polip
c.     Influenza
d.    sesak napas

14.  Salah satu cara menjaga kesehatan alat pernapasan yaitu . . . .
a.     tinggal di lingkungan ber-AC
b.    berolahraga teratur
c.     tinggal di daerah dingin
d.    menutup mulut dengan tangan

15.  Sumber pencemaran udara di dalam rumah bisa berasal dari...
a.       Gas buang motor
b.      Uap air mendidih
c.       Gas buang mobil
d.      Asap rokok dan racun serangga
LAMPIRAN III
KISI-KISI SOAL ULANGAN HARIAN

Standar Kompetensi                          : 1. Mengidentifikasi Fungsi Organ Tubuh Manusia dan Hewan
Kompetensi Dasar                             : 1.1 Mengidentifikasi Fungsi organ pernapasan manusia

Indikator
Nomor Soal
Butir Soal
Aspek
Kunci Jawaban
C1
C2
C3
C4
C5
C6
1.      Mengidentifikasi  Alat Pernapasan pada Manusia

1





3
16.  Paru-paru manusia terdiri atas....
a.       Dua bagian
b.      Tiga bagian
c.       Empat bagian
d.      Lima bagian
3.Alat tubuh yang tidak termasuk alat pernapasan adalah...
e.       Rongga hidung
f.        Tenggorokan
g.       Kerongkongan
h.       Paru-paru


ü   









ü   





A





C
2. Menjelaskan Proses Pernapasan

6







2























8














7
6. Ketika kita bernapas gas apakah yang hanya dibutuhkan oleh tubuh kita...
a.       Karbon dioksida
b.      Nitrogen
c.       Oksigen
d.      Uap air

2.Pernyataan yang benar mengenai gambar di samping adalah . . . .
a. Udara keluar sehingga rongga dada mengembang.
b. Udara masuk sehingga rongga dada mengempis.
c. Diafragma mengendur sehingga udara masuk.
d. Otot antar tulang rusuk mengendur sehingga udara keluar

8.Saat menarik napas, udara masuk rongga hidung dan selanjutnya menuju . . . ..
a.     kerongkongan - bronkus - bronkiolus – alveolus
b.     tenggorokan - cabang batang tenggorok – alveolus
c.     cabang batang tenggorok- kerongkongan– alveolus
 kerongkongan - cabang kerongkongan -alveolus
7.Pada saat terjadi pertukaran udara pernapasan terjadi pula . . . ..
a.        oksigen diikat Hb untuk diedarkan ke seluruh sel tubuh
b.       karbon dioksida diikat Hb untuk diedarkan ke seluruh tubuh
c.        oksigen dilepaskan oleh Hb untuk dikeluarkan dari tubuh
d.       karbon dioksida diikat oleh Hb










ü   





































ü   
ü   































ü   




C








D






















B














A








3.      Menjelaskan  Fungsi Alat Pernapasan

4











9







4.      Bulu getar yang terdapat pada tenggorokan berfungsi untuk
a.       Menolak debu dan benda asing keluar
b.      Menyalurkan udara ke paru-paru
c.       Mengatur banyaknya udara yang masuk
d.      Membunuh kuman yang masuk bersama udara
9. Menyaring dan mengeluarkan partikel-partikel asing yang masuk ke saluran pernapasan merurakan fungsi dari...
a.       Bronkus
b.      Bronkiulus
c.       Silia
d.      Laring

ü   











ü   




A










C
4.Menjelaskan  hal yang mengganggu sistem Pernapasan Manusia


5







5.Manakah yang bukan termasuk hal yang dapat mengganggu sistem pernapasan manusia....
a.       Gas buang kendaraan
b.      Wangi masakan
c.       Asap rokok
d.      Racun serangga


ü   


















C







5.      Menjelaskan cara mencegah Penyakit Pernapasan

10
10.Sumber pencemaran udara di dalam rumah bisa berasal dari...
e.       Gas buang motor
f.        Uap air mendidih
g.       Gas buang mobil
h.       Asap rokok dan racun serangga


ü   









ü   





D










Kisi-Kisi Soal Ulangan Harian Essay
Indikator
Nomor Soal
Butir Soal
Aspek
Kunci Jawaban
C1
C2
C3
C4
C5
C6
1. Mengidentifikasi  Alat Pernapasan pada Manusia


2.      Menjelaskan Proses Pernapasan


3.      Menjelaskan fungsi alat pernapasan









4.      Menjelaskan  hal yang mengganggu sistem Pernapasan Manusia


5.      Menjelaskan cara mencegah Penyakit Pernapasan







1





2


4



5



3






1.Apakah yang dimaksud dengan bernapas...




2. Fungsi bulu-bulu hidung adalah...

4.Bagian paru-paru tempat terjadinya pelepasan gas oksigen dan penarikan gas dioksida adalah...
5.Penghubung antara rongga hidung dan paru-paru....


3. Apakah yang dimaksud dengan perokok pasif....










ü   








ü   




ü   





ü   





ü   





A





C



LAMPIRAN IV
Tes Formatif
Lingkarilah  huruf A, B, C, atau D pada jawaban yang benar
1.      Paru-paru manusia terdiri atas....
a.       Dua bagian
b.      Tiga bagian
c.       Empat bagian
d.      Lima bagian

2.      Pernyataan yang benar mengenai gambar di samping adalah . . . .
a. Udara keluar sehingga rongga dada mengembang.  
b. Udara masuk sehingga rongga dada mengempis.
c. Diafragma mengendur sehingga udara masuk.
d. Otot anta rtulang rusuk mengendur sehingga udara keluar

3.      Alat tubuh yang tidak termasuk alat pernapasan adalah...
a.       Rongga hidung
b.      Tenggorokan
c.       Kerongkongan
d.      Paru-paru
4.      Bulu getar yang terdapat pada tenggorokan berfungsi untuk
a.       Menolak debu dan benda asing keluar
b.      Menyalurkan udara ke paru-paru
c.       Mengatur banyaknya udara yang masuk
d.      Membunuh kuman yang masuk bersama udara

5.      Manakah yang bukan termasuk hal yang dapat mengganggu sistem pernapasan manusia....
a.       Gas buang kendaraan
b.      Wangi masakan
c.       Asap rokok
d.      Racun serangga

6.      Ketika kita bernapas gas apakah yang hanya dibutuhkan oleh tubuh kita...
a.       Karbon dioksida
b.      Nitrogen
c.       Oksigen
d.      Uap air


7.      Pada saat terjadi pertukaran udara pernapasan terjadi pula . . . ..
e.        oksigen diikat Hb untuk diedarkan ke seluruh sel tubuh
f.         karbon dioksida diikat Hb untuk diedarkan ke seluruh tubuh
g.        oksigen dilepaskan oleh Hb untuk dikeluarkan dari tubuh
h.        karbon dioksida diikat oleh Hb

8.      Untuk dikeluarkan dari tubuh saat menarik napas, udara masuk rongga hidung dan selanjutnya menuju . . . ..
d.     kerongkongan - bronkus - bronkiolus – alveolus
e.     tenggorokan - cabang batang tenggorok – alveolus
f.       cabang batang tenggorok - kerongkongan – alveolus
g.     kerongkongan - cabang kerongkongan – alveolus

9.      Menyaring dan mengeluarkan partikel-partikel asing yang masuk ke saluran pernapasan merurakan fungsi dari...
a. Bronkus
b. Bronkiulus
c. Silia
d. Laring

10.  Sumber pencemaran udara di dalam rumah bisa berasal dari...
a.       Gas buang motor
b.      Uap air mendidih
c.       Gas buang mobil
d.      Asap rokok dan racun serangga


II.           Isilah titik-titik dibawah ini dengan benar.
1.      Apakah yang dimaksud dengan bernapas...
2.      Fungsi bulu-bulu hidung adalah...
3.      Apakah yang dimaksud dengan perokok pasif...
4.      Bagian paru-paru tempat terjadinya pelepasan gas oksigen dan penarikan gas dioksida adalah...
5.      Penghubung antara rongga hidung dan paru-paru....



LAMPIRAN  V
ASPEK PENILAIAN PSIKOMOTOR

No
Indikator Psikomotor
1
2
3
4
Indikator Penilaian
1
Keterampilan menggunakan alat




1.     Tidak terampil menggunakan alat
2.    Menggunakan alat tetapi tidak aktiv
3.    Menngunakan alat dan aktiv
4.    Menggunakan alat dan merapihkannya kembali
2
Kegiatan merancang kegiatan




1.    Tidak kreatif dalam merancang kegiatan
2.     Pasif  dalam merancang kegiatan
3.    kreatif dalam merancang kegiatan
4.    Kreatif dan aktif dalam merancang kegiatan
3
Keterampilan melakukan kegiatan




1.    Kurang cekatan dalam melakukan kegiatan
2.    Cukup cekatan dalam melakukan kegiatan
3.    Cekatan dalam melakukan kegiatan
4.    Sangat  cekatan dalam melakukan kegiatan



LAMPIRAN  VI
ASPEK PENILAIAN AFEKTIF
No
Indikator Afektif
1
2
3
4
Indikator Penilaian
1
Kehadiran di kelas




1.      Tidak pernah hadir
2.      Tidak hadir tanpa keterangan
3.      Kehadiran kurang dari 50%
4.      Selalu Hadir
2
Bertanya di kelas




1.      Tidak aktif
2.      cukup aktif
3.       Aktif
4.      Sangat Aktif
3
Ketepatan waktu mengumpulkan tugas




1.        Telat satu minggu
2.        Telat lebih dari 3 hari
3.        Telat satu hari
4.  Tepat dalam mengumpulkan tugas
4
Mendengarkan teman 1 tim




1.      Tidak menghargai teman 1 tim
2.      Cukup menghargai teman 1 tim
3.       Menghargai teman 1 tim
4.      Sangat menghargai pendapat teman 1 tim
5
Peran didalam tim




1.    Tidak perduli dengan teman 1 tim
2.    Cukup perduli dengan 1 tim
3.    Perduli namun kurang berpartisipasi aktiv
4.    Peduli dan berpartisipasi aktif dalam tim



LAMPIRAN  VII
MEDIA GAMBAR


TORSO.jpg                     tr.jpg
Gambar 1. Torso
Gambar 2. Alat pernapasan pada manusia

Gambar 2. Cara masuk udara ke dalam paru-paru

Gambar 3. Cara pengeluaran udara dari paru-paru

Gambar 4. Rongga hidung manusia



Gambar 5. Bagian Paru-paru


Video Pembelajaran From you tube

perkembangan kognitif

Ekstra Kurikuler Sebagai Wahana Pembentukan KarakterSiswa di Lingkungan Pendidikan Sekolah

Animasi Pendidikan Moral

DKM Nepal 18